services
Struktur Organisasi

Pimpinan Politeknik AUP

Unsur Pimpinan Politeknik Ahli Usaha Perikanan terdiri dari Direktur dan tiga Wakil Direktur.

Direktur Politeknik AUP merupakan Dosen yang diberi tugas tambahan untuk memimpin Politeknik AUP.

Direktur mempunyai tugas bertugas memimpin pelaksanaan dan pengembangan Pendidikan Vokasi di lingkungan Politeknik AUP.

Direktur menyelenggarakan fungsi pelaksanaan pendidikan vokasi, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, pengembangan sistem penjaminan mutu, pengelolaan administrasi akademik, pendidik, dan Tenaga Kependidikan, pengelolaan administrasi ketarunaan dan alumni, serta kesejahteraan dan praktik kerja nyata, pembinaan Sivitas Akademika dan hubungannya dengan lingkungan, pengelolaan kerja sama, hubungan masyarakat, dan data, pengelolaan keuangan, barang milik negara, dan kepegawaian, pelaksanaan ketatalaksanaan, urusan hukum, urusan kerumahtanggaan, urusan ketatausahaan, sarana evaluasi dan pelaporan, pengelolaan perpustakaan, laboratorium, instalasi, serta sarana dan prasarana lainnya serta pelaksanaan kegiatan penunjang lainnya dalam penyelenggaraan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi di lingkungan Politeknik AUP.

Dalam melaksanakan tugas Direktur dibantu oleh 3 (tiga) Wakil Direktur yang terdiri dari:

  • Wakil Direktur Bidang Administrasi Akademik (Wakil Direktur I)
  • Wakil Direktur Bidang Ketarunaan dan Alumni (Wakil Direktur II)
  • Wakil Direktur Bidang Administrasi Umum (Wakil Direktur III)

Wakil Direktur Bidang Administrasi Akademik yaitu Dosen yang diberi tugas tambahan membantu Direktur dalam memimpin pelaksanaan kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, penjaminan mutu, pembinaan tenaga pendidik dan kependidikan, dan kerja sama pendidikan.

Wakil Direktur Bidang Ketarunaan dan Alumni yaitu Dosen yang diberi tugas tambahan membantu Direktur dalam memimpin pelaksanaan kegiatan pembinaan ketarunaan dan alumni serta pembangunan karakter.

Wakil Direktur Bidang Administrasi Umum yaitu Dosen yang diberi tugas tambahan membantu Direktur dalam memimpin pelaksanaan kegiatan bidang keuangan, pengelolaan barang milik negara, kepegawaian, hukum, tata usaha, kerumahtanggaan, kehumasan, dan data.

Sejak berdirinya Politeknik Ahli Usaha Perikanan, telah terjadi 16 kali penggantian Pimpinan yaitu:


1Dr. Rustam Singgih1962 - 1966
2Kol. (L) Sutejo Ismai1966 - 1967
3Ir. Hadi Atmowarsono1967 - 1972
4Drs. Rustam Budiono1972 - 1976
5Ir. L. Hasyim Ardidja1976 - 1991
6Ir. Mat Siin Asan1991 - 1994
7Ir. H. Abdul Munif Kadir1994 - 2001
8Dr. H. Wahyono HP,M.Ed2001 - 2003
9Ir. Dedy H. Sutisna,MS2003 - 2004
10Dr. Ir. Iin Siti Djunaidah,M.Sc2004 - 2006
11Dr. Maimun, M.Ed2006 - 2010
12Dr. Aef Permadi, S.Pi, M.Si2010 - 2012
13Dr. Djodjo Suwardjo,MM2012 - 2013
14Ir. Tatang Taufiq Hidayat,MS2013 - 2014
15Dr. Ir. I Nyoman Suyasa,MS2014 - 2016
16Ir. Moch. Heri Edy,MS2016 - 2020
17Ilham, S.St.Pi, M.Sc.,Ph.D,2020 - sekarang

services
Kampus Utama

services
Kampus Lapang

STP memiliki Bagian Admistrasi Pelatihan Perikanan Lapangan (BAPPL), sebuah unit pelatihan lapangan STP dengan luas 20 Ha yang terletak di Serang, Banten. Stasiun lapang ini berlokasi sekitar 80 Km ke arah Barat Jakarta, tepatnya di daerah pantai Teluk Banten yang berdekatan dengan situs peninggalan sejarah di Provinsi Banten. Didirikan tahun 1986, BAPPL dibangun untuk memenuhi kebutuhan penyediaan BAPPL yang sesuai dan mendukung pencapaian pengetahuan praktis dan keterampilan teknis.

BAPPL ini juga dilengkapi fasilitas penelitian dan pelaksaan pengajaran khususnya bagi Program Studi Teknologi Akuakultur (TAK) dan Program Studi Teknologi Pengelolaan Sumberdaya Perairan (TPS).

BAPPL ini bukan hanya melaksanankan program-program kegiatan yang terstruktur, tetapi juga melaksanakan pelatihan perikanan jangka pendek dengan peserta seperti: nelayan, pembudidaya ikan dan pengolah ikan.

Fasilitas pelatihan yang dimiliki meliputi “indoor hatchery”, tambak udang Busmetik (Budidaya Udang Skala Mini Empang Plastik) tambak bandeng, dan tambak gurame. Selain itu, juga tersedia “cold storage” skala kecil, workshop mekanik, kapal in-board, perumahan dosen, aula, gedung kantor, asrama mahasiswa, ruang rekreasi, ruang pertemuan, fasilitas (olahraga dan selam), hutan mangrove, keramba jaring apung (budidaya kerapu, bawal, lobster, dll), areal budidaya kerang hijau dan rumput laut, kolam lele C-Fisrt 250, dan lain-lain.

Undang-undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan, yang merupakan perubahan atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 2004 mengamanatkan Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk memberdayakan dan meningkatkan taraf hidup nelayan kecil dan pembudidaya ikan kecil. Pemberdayaan nelayan kecil dan pembudidaya ikan kecil dilakukan melalui: (1) Penyelenggaraan pendidikan, pelatihan dan penyuluhan bagi nelayan kecil serta pembudidaya ikan kecil untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan di bidang penangkapan, pembudidayaan, pengolahan dan pemasaran ikan; (2) Menumbuhkembangkan kelompok nelayan kecil, kelompok pembudidaya ikan kecil dan koperasi perikanan; (3) Menyediakan skim kredit bagi nelayan kecil dan pembudidaya ikan kecil, baik untuk modal usaha maupun operasional dengan cara yang mudah, bunga pinjaman yang rendah, dan sesuai dengan kemampuan nelayan kecil dan pembudidaya ikan kecil.

Untuk pemberdayaan pelaku utama yaitu nelayan, pembudidaya ikan dan pengolah hasil perikanan diperlukan penataan sistem penyuluhan perikanan, yang salah satu komponen penting dalam sistem penyuluhan tersebut adalah ketersediaan tenaga penyuluh perikanan yang profesional. Tenaga penyuluh perikanan ini terdiri dari PNS, penyuluh swasta dan penyuluh swadaya. Dalam Undang-undang Nomor 16 Tahun 2006 tentang Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan pada Pasal 21, diamanatkan bahwa pemerintah dan pemerintah daerah meningkatkan kompetensi penyuluh PNS melalui pendidikan dan pelatihan.

Sejak tahun 2006, Jurusan Penyuluhan Perikanan dipindahkan dari STPP Bogor (Departemen Pertanian) menjadi salah satu jurusan di Sekolah Tinggi Perikanan (Departemen Kelautan dan Perikanan). Sekolah Tinggi Perikanan Jurusan Penyuluhan Perikanan (STP Jurluhkan) Bogor melaksanakan tugas dalam pengembangan serta penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi penyuluhan perikanan.

Modal dasar STP Jurusan Penyuluhan Perikanan Bogor dalam menjalankan tugasnya adalah lokasi strategis kampus yang terletak di Bogor, kota yang memiliki sejarah panjang sebagai pusat lembaga-lembaga penelitian di Bidang Biologi dan Pertanian. Secara fisik sangat dekat dengan Jakarta, sebagai pusat pemerintahan dan pusat kegiatan ekonomi. Pada sisi lain, perbatasan STP Jurusan Penyuluhan Perikanan Bogor dengan wilayah Kabupaten Bogor, daerah dimana secara demografis dan sosiografis masih mencirikan sebagai daerah perikanan. Disamping itu, wilayah Jabotabek sebagai kawasan pengembangan industri dan jasa serta jalur sabuk pengembangan wilayah (Region Development Belt), menjadi faktor dominan dalam strategi pengembangan Jurusan Penyuluhan Perikanan Bogor ke depan. Diharapkan STP Jurusan Penyuluhan Perikanan Bogor dapat menjadi agen dan motor pembangunan wilayah dengan kontribusi yang nyata baik bagi pemerintah daerah maupun bagi masyarakat sekitarnya.

Informasi lebih lengkap tentang Kampus Cikaret dapat diperoleh melalui laman berikut: http://stpbogor.bpsdmkp.kkp.go.id/

services
Lokasi & Narahubung
Peta Lokasi



Rute - Bandara Soekarno Hatta

Naik Uber/Grab ke terminal Rawa Bokor -> Naik Bus Kopaja B95 Arah Grogol -> Turun di Stasiun Taman Kota -> Dari Stasiun Taman Kota Naik KRL Commuter Line ke Stasiun Duri -> Turun di Stasiun Duri (Transit) menuju Stasiun Bogor -> Turun di Stasiun Pasar Minggu atau Stasiun Tanjung Barat -> Dari Stasiun Tanjung Barat naik angkot jurusan Pasar Minggu lalu turun di Halte Rawa Bambu / Jalan ke Sekolah Tinggi Perikanan Sekitar 2 km / Naik Uber atau Grab menuju STP (Biaya: IDR 30,000 – 40.000).

Jalan Menuju Pool DAMRI Terminal 2 -> Naik Bus Damri jurusana Terminal Pasar Minggu -> Turun di Terminal Pasar Minggu -> Jalan ke Sekolah Tinggi Perikanan Sekitar 1.7 km / Naik Uber atau Grab menuju STP (Biaya: IDR 40.000-50.000).

Naik Uber / Grab menuju STP (Biaya: IDR 60.000 – 110.000).

Naik Uber / Grab ke Stasiun Angke -> Naik KRL Commuter Line jurusan Bogor -> Turun di Stasiun Pasar Minggu atau Stasiun Tanjung Barat -> Dari Stasiun Tanjung Barat naik angkot jurusan Pasar Minggu lalu turun di Halte Rawa Bambu / Jalan ke Sekolah Tinggi Perikanan Sekitar 2 km / Naik Uber atau Grab menuju STP (Biaya: IDR 40.000 – 55.000).

Naik Uber / Grab ke Halte Busway Rawa Buaya -> Naik Busway nomor 3 jurusan Pasar Baru atau nomor 2A jurusan Pulo Gadung -> Turun di halte Grogol 1 (transit) -> Jalan menuju halte Grogol 2 (transit) -> Naik busway nomor 9 jurusan Pinang Ranti atau nomor 9A jurusan PGC 2 -> Turun di halte Kuningan Barat (Transit) -> Jalan ke halte Kuningan Timur (transit) -> Naik busway nomor 6F/6A/6 jurusan Ragunan -> Turun di halte Buncit Indah -> Jalan menuju Sekolah Tinggi Perikanan sekitar 3.5 km / Naik Uber atau Grab menuju STP (Biaya: IDR 45.000-60.000).



Rute - Bandara Halim Perdana Kusumah

Naik Uber / Grab ke stasiun Cawang -> Naik KRL Commuter Line jurusan Bogor -> turun di stasiun Pasar Minggu / Stasiun Tanjung Barat -> Dari Stasiun Tanjung Barat naik angkot jurusan Pasar Minggu lalu turun di Halte Rawa Bambu / Jalan ke Sekolah Tinggi Perikanan Sekitar 2 km / Naik Uber atau Grab menuju STP (Biaya: IDR 18.000 – 30.000).

Naik Uber / Grab ke Halte Busway Cawang UKI -> Naik Busway nomor 5E/7 jurusan Kampung Rambutan -> Turun di Halte Flyover Raya Bogor (transit) -> Naik Busway nomor 7A jurusan Lebak Bulus -> Turun di Halte Nestle -> Jalan menuju Sekolah Tinggi Perikanan sekitar 2.5 km / Naik Uber atau Grab menuju STP (Biaya: IDR 10.000 -20.000).

Naik Uber / Grab ke STP (Biaya: IDR 30.000 – 50.000).

Jalan menuju Jl Rajawali Baru -> Naik Angkot jurusan Dwikora – Cililitan -> Turun di halte busway PGC -> Jalan menuju halte busway PGC 1 -> Naik Busway menuju nomor 7 jurusan Kampung Rambutan -> Turun halte Fly Over Raya Bogor -> Naik Busway nomor 7A jurusan Lebak Bulus -> turun di Halte Nestle -> Jalan menuju STP sekitar 2.5 km / Naik Uber atau Grab menuju STP (Biaya: IDR 10.000 -20.000).



Rute - Commuter Line

Naik KRL Commuter Line menuju Stasiun Pasar Minggu / Stasiun Tanjung Barat dari Stasiun Keberangkatan -> Turun di Pasar Minggu / Stasiun Tanjung Barat -> Jalan ke Sekolah Tinggi Perikanan Sekitar 2 km / Naik Uber atau Grab menuju STP (Biaya: IDR 3.500 – 20.000).



Rute - Stasiun Gambir

Jalan kaki atau Naik Uber / Grab ke stasiun Gondangdia / Juanda -> Naik KRL Commuter Line jurusan Bogor -> Turun di stasiun Tanjung Barat / Pasar Minggu -> Jalan ke Sekolah Tinggi Perikanan Sekitar 2 km / Naik Uber atau Grab menuju STP (Biaya: IDR 3.000 – 15.000).

Jalan menuju halte Busway Gambir 1 -> Naik Busway nomor 2/M2 Jurusan Harmoni / nomor 2A jurusan Kali Deres / Nomor 2D jurusan Rawa Buaya -> Turun di Halte Juanda -> Jalan menuju stasiun Juanda -> Naik KRL Commuter Line jurusan Bogor -> Turun di stasiun Tanjung Barat / stasiun Pasar minggu -> Dari Stasiun Tanjung Barat naik angkot jurusan Pasar Minggu lalu turun di Halte Rawa Bambu / Jalan ke Sekolah Tinggi Perikanan Sekitar 2 km / Naik Uber atau Grab menuju STP (Biaya: IDR 10.000 – 30.000).

Jalan menuju halte Busway Stasiun Gambir -> Naik Busway menuju Halte Busway Buncit Indah -> Jalan menuju Sekolah Tinggi Perikanan sekitar 3.5 km / Naik Uber atau Grab menuju STP (Biaya: IDR 12.000 – 35.000). Naik Uber atau Grab menuju Sekolah Tinggi Perikanan (Biaya: IDR 30.000-60.000).

Naik Kopaja Nomor 20 Jurusan Lebak Bulus -> Turun di halte SDN 03 atau Buncit Indah -> Jalan menuju Sekolah Tinggi Perikanan sekitar 3.5 km / Naik Uber atau Grab menuju STP (Biaya: IDR 12.000 – 35.000)



Rute - Terminal Kampung Rambutan.

Naik angkot menuju Pasar Rebo -> turun di Pasar Rebo -> Naik angkot S15 jurusan Pasar Minggu -> Turun di Halte Rawa Bambu -> Jalan ke Sekolah Tinggi Perikanan Sekitar 1 km / Naik Uber atau Grab menuju Sekolah Tinggi Perikanan (Biaya: IDR 8.000).

Naik Busway nomor 7A jurusan Lebak Bulus -> Turun di halte Nestle -> Jalan menuju Sekolah Tinggi Perikanan sekitar 2.5 km / Naik Uber atau Grab menuju STP (Biaya: IDR 3.500 – 15.000) Naik Uber / Grab menuju STP (Biaya: IDR 10.000 – 25.000).

Terminal Kampung Melayu Naik angkot nomor M16 jurusan Stasiun Pasar Minggu -> Jalan ke STP Sekitar 2 km / Naik Uber atau Grab menuju STP (Biaya: IDR 11.000 – 20.000). Jalan / Naik Uber atau Grab ke Stasiun Tebet -> Naik KRL Commuter Line jurusan Bogor -> Turun di Stasiun Pasar Minggu / Stasiun Tanjung Barat -> Jalan ke Sekolah Tinggi Perikanan Sekitar 2 km / Naik Uber atau Grab menuju STP (Biaya: IDR 3.500 – 15.000).

Naik angkot nomor M16 jurusan Stasiun Pasar Minggu -> turun di halte YBK -> Naik bus metro mini nomor 62 -> turun di halte Rawa Bambu -> Jalan ke STP Sekitar 1 km / Naik Uber atau Grab menuju STP (Biaya: IDR 9.000). Jalan menuju halte Busway Bidara Cina -> naik Busway nomor 7 Kampung Rambutan / 5C,5D PGC / B22 Bekasi Timur -> turun di halte BNN (transit) -> naik Busway nomor 9 Grogol / 9A Pluit / 9B Kota / 9C Bundaran Senayan / B11 Bundaran HI -> Turun di halte Kuningan Barat (transit) -> Jalan ke halte Kuningan Timur -> Naik Busway nomor 6,6A Ragunan / 6H Lebak Bulus -> turun di halte Buncit Indah -> Jalan menuju STP sekitar 3.5 km / Naik Uber atau Grab menuju STP (Biaya: IDR 12.000 – 25.000).

Naik Uber / Grab menuju STP (Biaya: IDR 25.000-40.000).



Rute - Terminal Pulo Gadung

Jalan ke halte Busway Pulogadung -> naik Busway nomer 4 jurusan Dukuh Atas -> turun di halte Busway Manggarai (transit) -> naik busway nomor 4B jurusan Universitas Indonesia -> turun di halte busway Poltangen -> Jalan kaki sekitar 2 km / Naik Uber atau Grab menuju STP (Biaya: IDR 8.500 – 20.000).

Naik metro mini nomor 49 jurusan Manggarai -> turun di terminal Manggarai -> naik metro mini nomor 62 jurusan Pasar Minggu -> turun di halte Rawa Bambu -> Jalan ke Sekolah Tinggi Perikanan Sekitar 1 km / Naik Uber atau Grab menuju STP (Biaya: IDR 8.000 – 20.000).

Naik Uber atau Grab ke stasiun Klender -> naik KRL Commuter Line jurusan Jakarta Kota -> turun di stasiun Manggarai (transit) -> naik KRL Commuter Line jurusan Bogor -> turun di stasiun Tanjung Barat atau stasiun Pasar Minggu -> Jalan ke STP Sekitar 2 km / Naik Uber atau Grab menuju STP (Biaya: IDR 15.000 – 25.000).

Naik Uber / Grab menuju STP dari terminal Pulogadung (Biaya: IDR 40.000 – 80.000).



Denah Kampus


Narahubung

  • Panitera Sekolah Tinggi Perikanan
         Jl. AUP Pasar Minggu Jakarta Selatan 12520
         INDONESIA
  • +62-21-7805030
  • +62-21-78830275
  • panitera@politeknikaup.ac.id