Pelepasan 500 Taruna Politeknik AUP ke Lokasi Bencana Sumatra

Kamis, 15 Januari 2026

Sebanyak 500 taruna Politeknik AUP dilepas secara simbolis oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, beserta Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, selaku Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra pada acara Pelepasan Taruna Satuan Pendidikan Vokasi KP ke lokasi bencana di Sumatra, Rabu, (14/11).


Taruna Politeknik AUP tersebut ditugaskan menuju daerah-daerah terdampak bencana di Provinsi Aceh dan Sumatra Barat bersama taruna dari enam satuan pendidikan vokasi KP lainnya, dengan total mencapai 1.142 taruna aktif. 

Menteri Trenggono menegaskan bahwa penugasan taruna ke lokasi terdampak bencana merupakan bentuk komitmen negara untuk hadir dan memberikan bantuan nyata kepada masyarakat. Selain mendukung upaya pemulihan, penugasan ini juga dapat meneguhkan nilai pengabdian, solidaritas dan kemanusiaan, serta membangun karakter taruna.


Sejalan dengan hal tersebut, Menteri Tito mengungkapkan, selain keunggulan fisik, taruna satuan pendidikan KP juga dibekali ilmu yang relevan dengan kebutuhan di lapangan. Ia menyampaikan bahwa taruna dapat menerapkan keilmuan kelautan dan perikanan melalui pendampingan tambak, serta berperan dalam membantu pemulihan lingkungan dan ekonomi masyarakat KP di lokasi bencana.


Direktur Politeknik AUP, Dr. Aris Widagdo, A.Pi., M.Si., menyebut bahwadalam pelaksanaannya, taruna akan menjalankan tugas dengantarget pemulihan yang mencakup rekonstruksi fasilitas umum, rehabilitasi lingkungan dan permukiman,  trauma healing dan pendampingan kepada masyarakat, serta penguatan peran taruna KKP dalam misi kemanusiaan.

Untuk itu, Aris memastikan bahwa seluruh taruna dalam kondisi sehat dan siap untuk diterjunkan sesuai kebutuhan di lapangan. “Saya berpesan kepada seluruh taruna agar menjalankan tugas dengan penuh semangat dan tanggung jawab, utamakan selalu kesehatan serta keselamatan diri," pungkas Aris.

chevron-up