Penasihat Menteri Kelautan dan Perikanan Sampaikan Kuliah Umum Kemaritiman

Kamis, 09 April 2026

Politeknik AUP menyelenggarakan kuliah umum dengan pembicara, Penasihat Menteri Kelautan dan Perikanan, Dr. Yulianus Paonganan, S.Si., M.Si. Yulianus paparkan kuliahnya dengan tajuk "Maritim Indonesia: Potensi dan Tantangan dalam Perspektif Geopolitik, Geostrategis, dan Geoekonomi Global", di hadapan seluruh dosen dan taruna Politeknik Kelautan dan Perikanan secara hybrid.


Kegiatan dibuka oleh Kepala Pusat Pendidikan KP, Dr. Alan Frendy Koropitan, S.Pi., M.Si., yang menyambut baik kuliah umum ini sebagai upaya memperkuat wawasan taruna di tengah dinamika global dan kondisi geopolitik yang kian tidak menentu.


Yulianus memaparkan bahwa Indonesia berada di pusat gravitasi perdagangan laut global. "Kita adalah negara yang unik, negara yang kaya, dengan posisi geografis yang sangat strategis," ujar Yulianus. Tercatat, 45% perdagangan dunia melewati perairan Indonesia dengan nilai antara 78 ribu hingga 215 ribu triliun rupiah per tahun. Itu tidak terlepas dari posisi strategis Indonesia sebagai pusat logistik maritim dunia.


Hal tersebut membuat Indonesia memiliki daya tawar yang kuat dalam konteks maritim global. "Nilai ekonomi maritim Indonesia itu besar sekali. Sebab, potensi maritim Indonesia itu bukan hanya ikan, tapi di situ juga ada migas dan mineral laut," imbuhnya. Namun demikian, ia menambahkan bahwa Indonesia belum sepenuhnya memanfaatkan keunggulan tersebut.


"Indonesia tidak kekurangan potensi maritim, yang masih kurang adalah kemampuan mengorkestrasi potensi tersebut menjadi kekuatan ekonomi, kekuatan pertahanan, dan pengaruh geopolitik," sambungnya. Hal ini menunjukkan bahwa persoalan utama bukan pada ketersediaan sumber daya, melainkan pada kemampuan mengelola potensi-potensi tersebut agar memberi dampak nyata bagi kemakmuran bangsa.


Peran Politeknik AUP menjadi krusial dalam menjawab tantangan tersebut melalui pembibitan generasi penerus di bidang kelautan dan perikanan. Lulusan Politeknik AUP diharapkan mampu mengoptimalkan potensi maritim menjadi nilai tambah bagi bangsa melalui kompetensi & kontribusi yang nyata. "Kalian harus mampu untuk mengoptimalkan pengelolaan potensi maritim Indonesia ini untuk mendapatkan nilai yang baik buat bangsa ini," pesan Yulianus kepada seluruh taruna.


Direktur Politeknik AUP, Dr. Aris Widagdo, A.Pi., M.Si., menegaskan komitmen Politeknik AUP dalam mencetak lulusan yang unggul dan berdaya saing, termasuk dalam mengelola potensi maritim Indonesia. Komitmen ini diterapkan melalui pengembangan ilmu, teknologi, dan penguatan kelembagaan Politeknik AUP sebagai perguruan tinggi vokasi perikanan tertua di Indonesia.


Melalui kuliah umum ini, Aris menekankan agar para taruna dapat semakin siap menghadapi tantangan sektor maritim sekaligus mampu mengoptimalkan potensi kelautan Indonesia secara berkelanjutan. Kegiatan ini juga mempertegas peran Politeknik AUP sebagai institusi pendidikan vokasi dalam penguatan pengelolaan dan ekosistem maritim nasional melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.



chevron-up