Direktur Politeknik AUP, Dr. Aris Widagdo, A.Pi., M.Si., memimpin upacara penyambutan kepulangan 500 Taruna Siaga Bencana (Tagana) Politeknik AUP, yang telah menuntaskan misi kemanusiaan di lokasi terdampak bencana di Provinsi Aceh dan Sumatra Barat. Upacara ini turut dihadiri oleh dosen dan taruna Politeknik AUP angkatan LXI.
Momentum ini menjadi penanda berakhirnya masa penugasan Tagana yang telah berlangsung sejak pertengahan bulan Januari lalu. Penugasan tersebut merupakan bagian dari dukungan KKP melalui satuan pendidikan tinggi vokasi kelautan dan perikanan dalam upaya pemulihan dan rehabilitasi pascabencana di lokasi terdampak.
Selama pengabdian di wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh dan Sumatra Barat, para taruna terlibat dalam berbagai kegiatan pemulihan pascabencana, di antaranya, pembersihan rumah, masjid, saluran irigasi dan drainase, kantor desa, kolam pokdakan, sekolah, klinik, meunasah, hingga pembersihan bahu jalan.
Selain rekonstruksi fasilitas umum dan rehabilitasi lingkungan serta permukiman, taruna Politeknik AUP melaksanakan trauma healing dan pendampingan kepada masyarakat, serta penguatan peran taruna KKP dalam misi kemanusiaan. Kegiatan ini menjadi wujud nyata dukungan Politeknik AUP dalam upaya pemulihan pascabencana sekaligus bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak.
Direktur Politeknik AUP, Dr. Aris Widagdo, A.Pi., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada seluruh taruna dan pembina yang telah menyelesaikan penugasan kemanusiaan ini dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab "Pengalaman bertugas di lapangan ini menjadi bagian penting dalam menumbuhkan kepedulian dan semangat pengabdian taruna Politeknik AUP. Ini merupakan pengalaman berharga, tidak semuanya bisa merasakan," ujar Aris kepada Tagana Politeknik AUP.
Aris menambahkan bahwa pelaksanaan penugasan tersebut dipersiap- kan dengan baik melalui koordinasi dan kesiapsiagaan yang matang, mulai dari persiapan, pemberangkatan menuju lokasi, penugasan di lapangan, hingga akhirnya kepulangan kembali ke kampus. Menurutnya, rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan komitmen dan kesiapan Politeknik AUP dalam mendukung misi kemanusiaan.
Setelah upacara, Aris menyapa seluruh Tagana dan pembina dengan penuh kehangatan. Aris turut berbincang tentang pengalaman para taruna dan pembina selama berada di daerah penugasan, termasuk kondisi selama bertugas, pelaksanaan ibadah puasa, serta kendala kendala yang dihadapi.
Upacara penyambutan Tagana dilanjutkan dengan apel besar dalam mengawali masa libur Idulfitri 1447 H bagi taruna. Taruna diharapkan dapat terus menjaga nama baik Politeknik AUP di mana pun berada. "Jaga sikap dan perilaku, serta tunjukkan bahwa taruna Politeknik AUP mampu menjadi teladan di tengah masyarakat. Sampaikan juga salam saya kepada orang tua di kampung halaman masing-masing," pungkas Aris.