Severity: Warning
Message: file_get_contents(https://ipinfo.io/18.220.97.161/geo): failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.0 429 Too Many Requests
Filename: controllers/Portal_prodi.php
Line Number: 55
Severity: Warning
Message: file(./assets/file/counter.txt): failed to open stream: No such file or directory
Filename: controllers/Portal_prodi.php
Line Number: 58
Severity: Warning
Message: fopen(./assets/file/counter.txt): failed to open stream: No such file or directory
Filename: controllers/Portal_prodi.php
Line Number: 60
Severity: Warning
Message: fputs() expects parameter 1 to be resource, bool given
Filename: controllers/Portal_prodi.php
Line Number: 61
Severity: Warning
Message: fclose() expects parameter 1 to be resource, bool given
Filename: controllers/Portal_prodi.php
Line Number: 62
23 Oktober 2021
Penelitian yang dilakukan oleh Taruna Politeknik AUP Jakarta, Program Studi Teknologi Akuakultur bersama dosen yang sekaligus membimbing penelitian tersebut. Hasil penelitian kemuadian berkesempatan dipublikasikan pada Prosiding Seminar Nasional, DIseminasi Teknologi Perikanan dan Gelar Produk UMKM Kelautan dalam Rangka Dies Natalis Politeknik AUP Ke-58.
Adapun penelitian menjelaskan bahwa, Ikan rainbow (Melanotaenia sp.) merupakan salah satu komoditas ekonomis ikan hias asal indonesia yang perlu dikembangkan pada industri budidaya. Penerapan pendekatan PDCA metode kaizen pada perusahaan merupakan upaya untuk mengembangkan dan mengoptimalisasikan industri budidaya ikan hias. Penelitian dilakukan selama 2 bulan (2 Maret – 24 April 2020) bertujuan untuk mengetahui penerapan PDCA metode kaizen terhadap perbaikan produktivitas produksi ikan hias di perusahaan. Parameter yang diamati adalah kunci indikator performa perusahaan dan analisis finansial. Metode penelitian dilakukan dengan metode observasi partisipasi aktif terhadap penerapan PDCA di perusahaan yang meliputi: mengidentifikasi masalah dan membuat usulan solusi perbaikan (Plan), pelaksanaan usulan perbaikan (Do),hasil dan evaluasi pelaksanaan perbaikan (Check), serta implementasi perbaikan sebagai standar perusahaan (Action). Hasil penelitian yang didapatkan menunjukan adanya masalah utama yangterjadi yaitu target produksi ikanyang tidak mampudicapai oleh perusahaan (hanya mencapai 1.757 ekor/bulan atau 17,57% dari target produksi). Hasil perbaikan menunjukan peningkatan produksi mencapai 4.700 ekor/bulan atau 47% dari target produksi. Hasil analisis finansial menunjukan bahwa sebelum perbaikan perusahaan mengalami kerugian rata-rata Rp.2.603.999,-/bulan, sedangkan setelah perbaikan mampu meningkatan keuntungan sebesar Rp.4.541.703,- dari produksi sebelumnya dengan nilai BEP harga Rp.4.569.466,- R/C ratio 1,4 dan payback period 2 tahun 9 bulan 18 hari.
Source: http://stpbogor.bpsdmkp.kkp.go.id/repository/prosiding/Prosiding_SEMNASAUP_58.pdf